✓ Konsultan ISO 20001 Keamanan Pangan

✓ Konsultan ISO 20001 Keamanan Pangan

Konsultan ISO 22001 merupakan bidang konsultasi ISO 2200 : 2009 merupakan standar internasional yang dikembangkan berdasarkan pendekatan ISO 9001 Sistem Manajemen Mutu dan beberapa penyesuaian yang dapat diterapkan bersamaan dengan menggabungkan elemen utama dari ISO 9001 dan HACCP untuk pengembangan, penerapan, dan peningkatan Sistem Manajemen Keamanan Pangan (SMKP) secara berkesinambungan. Sistem Manajemen Keamanan Pangan dapat bekerja secara efektif dengan pendekatan yang sitematis untuk mengidentifikasi bahaya pangan yang masih dalam kendali, analisa risiko, pengendalian bahaya pangan, pengendalian sistem manajemen dan pengendalian terhadap persyaratan teknis, sehinggan makanan yang dihasilkan aman dan layak untuk dikonsumsi. ISO 22000 : 2009 dapat diterapkan di berbagai perusahaan atau organiasi yang secara langsung berhubungan dengan bidang makanan atau pangan.

Keuntungan ISO 22000 : 2009
  1. Membangun tingkat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap keamanan produk
  2. Mengindentifikasi, mengatur, dan mengatasi risiko keamanan pangan
  3. Menghilangkan dan mengurangi terjadinya penarikan produk (product recall) dan proses hukum (pengadilan).
  4. Melindungi brand produk dan perusahaan.
  5. Persyaratan kepatuhan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  6. Pengendalian atau pengurangan bahaya pangan.
  7. Mengurangi biaya operasional melalui peningkatan berkelanjutan.
  8. Efisiensi dengan mengintegrasikan program-program Pre Requisite Program (PRP) Operational PreRequisite  Program (OPRP), prinsip-prinsip HACCP dan dapat diselaraskan dengan standar ISO 9001.
Mendapat akses yang lebih mudah dalam pasar global.
ISO 22000 : 2009 telah dirancang dalam penerapannya di berbagai perusahaan atau organisasi tanpa ada pandangan besar, sector, dan lokasi geografis. Dapat diterapkannya pada seluruh bidang makanan atau pangan, dari mulai petani, produsen, pengolah, pengepak, hingga pengiriman dan penjualan. ISO 2200 : 2009 dapat dipakai pula oleh pemasok dan jsa non-makanan seperti manufacture bagian pembersihan dan peralatan. 
Sertifikasi ISO 22000 akan sangat memungkinkan suatu perusahaan atau organisasi menonjolkan kemampuan dalam mengontrol bahaya pada keselamatan makanan sebagai penyedia produk akhir yang secara konsisten aman dan memenuhi syarat planggan serta aturan untuk keselamatan makanan yang berlakut. Layanan Inpeksi sebagai pihak ketiga diperlukan untuk tetap memeriksa kontinuitas fungsi organisasi dan memainkan peran utama dalam mengukur terhadap produk standar yang ditetapkan. Disaat yang bersamaan, vertifikasi atau audit produk atau survey langsung di tempat dapat memberikan gagasan yang tepat tentang situasi terkini dan kondisi kesesuaian terhadap setandar secara actual. Hal ini dapat memberikan arahan pada area yang membutuhkan perhatian untuk perbaikan.

Kami PT. Bintang Solusi Utama menyediakan layanan inspeksi pihak ketiga dan menawarkan solusi terbaik pada saat yang sama. Kami memberikan layanan yang di desain untuk setiap peusahaan atau organisasi dan menawarkan layanan untuk klien di seluruh Indonesia dengan pendekatan lokal. Dengan membawa program yang strategis dan terkontrol manajemen yang ketak untuk membantu pertumbuhan bisnis anda dalam memenuhi persayaratan inspeksi, menjaga pencapaian akhir anda dan harapan pelanggan.

PT. Bintang Solusi Utama sangat memahami kebutuhan dalam menerapkan ISO 22000 : 2009 Sistem Manajemen Keamanan Pangan di seluruh wilayah Indonesia. Kami dapat membantu perusahaan atau organisasi anda dalam mengimpelentasikannya.

PT Bintang Solusi Utama merupakan perusahaan konsultan dan sertifikasi yang fokus pada Peningkatan Kinerja Perusahaan, yakni Kinerja Bisnis, Mutu, Produktivitas, Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) dan Lingkungan. Servis lainnya berupa konsultasi dan training ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, IATF 16949, ISO 17025, ISO 13485, ISO 27001, ISO 50001, ISO 22000, GMP, AS 9100, AS 9120, dll.

Hubungi kami klik di sini atau 

Telepon :
(021) 5291 7466
(031) 5967 623


No comments :

Post a Comment