ABOUT US

Sebagai Konsultan Dan Trainer ISO, kami akan selalu mengatur dan mengurus standar aktfitas operasional perusahaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Di sisi lain, kami juga dapat melayani Sertifikasi dan Konsultasi Halal, Pembuatan SOP, Konsultasi Manajemen Risiko,Pembuatan Dokumen UKL-UPL.

Kami juga akan selalu membantu dan memberikan service terbaik sesuai best practice kami untuk organisasi/lembaga yang ingin meningkatkan produktivitas kerja, kinerja karyawan dan senantiasa melakukan perbaikan terus menerus. .

MURI RECORD

Penghargaan Rekor MURI Yang Client Kami Dapatkan Atas Bantuan Kami.

  • MURI 2016


    muri 2016

    Pertamina Hulu Energi, perusahaan pertama di industri minyak dan gas bumi yang meraih sertifikat ISO 14064.

  • MURI 2016


    muri 2016 pertamina

    Pertamina Hulu Energi, perusahaan pertama di industri minyak dan gas bumi yang meraih sertifikat ISO 14064.

  • MURI 2017


    muri 2017

    Pertamina Hulu Energi, perusahaan pertama di industri minyak dan gas bumi yang meraih sertifikat ISO 90001:2015.

OUR CLIENT

Berikut beberapa client yang sudah bekerja sama dengan kami.

CONSULTANT & TRAINER

Membantu Memanagement Struktur Perusahaan Anda Dan Meningkatkan Kinerja Karyawan.

ARTICLE

Berikut Artikel Mengenai Layanan-layanan Yang Kami Miliki Untuk Membantu Anda

  • Inilah Rincian Biaya Sertifikasi Halal Yang Wajib Anda Ketahui!

     


    Bagi Anda yang mengajukan sertifikasi halal, maka sebelumnya Anda harus mengetahui rincian biaya sertifikasi halal untuk berbagai industri. Karena biaya pengajuan untuk permohonan sertifikasi halal tersebut akan ditanggung oleh para pelaku usaha. Perlu Anda ketahui, bahwa  biaya sertifikat halal ini ditawarkan dengan harga yang berbeda-beda, menurut jenis industri yang dikerjakannya.

    Diantara industri tersebut berupa kelompok industri pengolahan, industri flavour, bidang masakan, seperti restoran atau catering dan rumah potong hewan. Bahkan biaya untuk sertifikasi halal dalam berbagai industri tersebut telah ditentukan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Lembaga Pengkajian Pangan. Agar lebih jelas lagi, yuk simak rincian biaya lengkap untuk sertifikasi halal berikut ini!

    Rincian Biaya Sertifikasi Halal

    Agar Anda lebih jelas mengetahui berapa biaya untuk suatu industri tertentu, untuk bisa berlabel halal, yuk simak rincian lengkapnya berikut ini!

    1. Biaya Sertifikat Gratis

    Biaya sertifikat ini bisa saja gratis bilamana jenis usaha Anda tersebut, termasuk ke dalam kelompok usaha mikro kecil dan Anda mendaftarkan lewat bantuan dinas-dinas yang bekerjasama dengan BPJPH atau Lembaga Pemeriksa Halal  atau melalui program self declare. Misalnya  Dinas UMKM, atau Dinas PKPK di Provinsi DKI. Anda akan mendapatkan bimbingan serta sertifikasi halal secara gratis.  

    2. Biaya Sertifikasi Halal Pendaftaran Mandiri

    Untuk pendaftaran mandiri, ada beberapa biaya sertifikasi halal, yaitu

    a. Biaya pelatihan. Setiap perusahaan wajib mengirim 1 orang untuk mengikuti pelatihan Sistem Jaminan Halal/kompetensi penyelia Halal. Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) mengadakan pelatihan ini, dan biayanya bervariasi. Tergantung dari LPH mana yang Anda pilih. Sebagai gambaran, di tahun 2021 biaya pelatihan di LPPOM Pusat (IHATEC) sekitar  2,4 juta rupiah, LPPOM DKI (Jakarta Halal Solution) 550 ribu rupiah, LPPOM Banten 700 ribu rupiah, LPPOM Jawa Barat gratis, Sucofindo 1,5 juta rupiah. Maka dari itu, lakukan pengecekan biaya untuk pelatihan ini, yang disesuaikan dengan LPH pilihan Anda.

    b. Biaya pendaftaran. Biaya ini khusus yang mendaftar ke LPPOM MUI. Biayanya yaitu sekitar 220 ribu rupiah.

    c. Biaya sertifikasi. Biaya untuk sertifikasi ini akan diketahui setelah LPH melakukan pengecekan data. Biaya ini bervariasi, tergantung dari LPH yang dipilih, dan dipengaruhi oleh jumlah kelompok produk, jumlah produk (khusus LPH LPPOM MUI) , jumlah bahan baku (khusus LPH sucofindo), jumlah fasilitas produksi (outlet, jumlah lokasi produksi/dapur, serta jumlah gudang bila terpisah dari lokasi produksi). Untuk estimasi biaya untuk sertifikasi  ini, Anda dapat menanyakan ke LPH terkait atau ke konsultan.

    d. Biaya transportasi auditor. Anda disarankan untuk mengganti atau menyediakan transportasi untuk auditor, yang berawal  dari lokasi kantor LPH, menuju ke lokasi tempat Anda berada.

    e. Biaya penerbitan sertifikat halal yang dikeluarkan BPJPH. Biaya ini mulai dari Rp 650.000 untuk usaha mikro kecil. Biaya ini langsung dibayar ke BPJPH

    f. Biaya jasa konsultasi. Bila Anda menggunakan jasa konsultan. Contohnya jasa konsultan dari PT Bintang Solusi Utama, maka BSU Konsultan tersebut dapat membantu Anda dalam menyediakan dokumen yang dibutuhkan, dan membantu proses pendaftaran. Biayanya tergantung dari jumlah kelompok produk, jumlah produk, dan jumlah fasilitas produksi.

     

    Itulah  informasi tentang rincian biaya untuk sertifikasi halal MUI yang wajib Anda ketahui sebagai pelaku usaha, agar produk yang dipasarkan akan berlabel halal. Untuk memudahkan Anda dalam mengetahui informasi biaya secara lengkap, Anda  bisa menghubungi atau menggunakan layanan jasa dari PT BIntang Solusi Utama (BSU Konsultan) yang telah terpercaya. Silahkan menghubungi nomor berikut ini 0819-0592-3696

  • Bagiamana Syarat-Syarat yang Harus Dipenuhi untuk Daftar Sertifikat Halal?

     

    Daftar sertifikat halal

    Di ranah pebisnis halal tentunya menjadi acuan penting untuk meningkatkan mobilitas penjualan. Tidak hanya itu, pentingnya produk yang sudah tersertifikasi halal akan menumbuhkan kepercayaan dari para konsumen. Proses daftar sertifikat halal tentu cukup rumit jika Anda mengerjakannya seorang diri, maka dari itu jasa konsultan terpercaya siap untuk membantu mengatasi keperluan untuk pembuatan sertifikat halal secara efisien.

    Jika produk Anda sudah memenuhi kriteria dan sudah terdaftar sertifikasi halal, maka Anda bisa masuk dalam kategori USP (unique selling point) atau bisa dikatakan sebagai keunikan yang terdapat pada bisnis Anda.

    Syarat Daftar Sertifikat halal

    Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mendapatkan sertifikat halal. Diantaranya :


    1. Melaksanakan Pelatihan

    Pada proses sertifikasi halal,  pemohon perorangan atau perusahaan wajib menerapkan Sistem Jaminan Halal (SJH).  Pemohon perorangan atau perusahaan harus mengetahui isi dari SJH ini. Oleh karena itu, pemohon perorangan atau perusahaan wajib mempelajari Sistem Jaminan Halal dari lembaga pelatihan yang terpercaya. Misalnya PT Bintang Solusi Utama (BSU). Pemohon perorangan/perusahaan mengirim 1 orang wakil untuk mempelajari Sistem Jaminan Halal. Setelah perwakilan pemohon ini memahami SJH,  maka BSU akan memberikan pelatihan bagi staf dari perusahaan yang akan mendaftar sertifikat halal ini.


    2.Menerapkan Sistem Jaminan Halal

    Langkah awal yang harus dilakukan agar memiliki sertifikat halal yaitu perusahaan/bisnis Anda harus mampu menerapkan SJH. Sistem Jaminan Halal ini sendiri mampu didefinisikan sebagai sebuah sistem dengan tata kelola perusahaan, yang dapat mengatur bahan, produknya, juga proses produksi.

    Agar produk yang dihasilkan bisa dikatakan sebagai produk halal. SJH ini sendiri berisikan 11 persyaratan tata kelola perusahaan yang menjamin produk halal. Ada beberapa kriteria khusus dari SJH ini, yaitu :

    ● Sebuah kebijakan halal, yang merupakan sebuah komitmen dari perusahaan. Kebijakan ini dilakukan secara tertulis, agar senantiasa menghasilkan sebuah produk yang halal secara tetap.

    ● Menetapkan tim manajemen halal, yaitu sebuah tim yang mempunyai tanggung jawab pada tahap perencanaan, pengimplementasian, pengevaluasian serta memperbaiki sistem jaminan halal dalam suatu perusahaan.

    ● Bahan yang digunakan untuk membuat produk harus dari bahan baku yang jauh dari sifat najis.

    ● Fasilitas dalam pelaksanaan produksi perlu mendapatkan atensi khusus. Seperti industri pengolahan pangan, obat-obatan, kosmetik, restoran dan sejenisnya.

    ● Produk harus sesuai dengan panduan penamaan yang sudah ditetapkan.

    ● Prosedur  harus tertulis pada aktivitas kritis. Contohnya yang berkaitan dengan penggunaan bahan baru, formulasi atau pengembangan produk.

    ● Sebuah perusahaan wajib memiliki prosedur secara tertulis mengenai penanganan produk yang tidak dapat memenuhi kriteria.

    ● Pemilik usaha/bisnis harus mampu melaksanakan pengkajian ulang manajemen, minimal dalam waktu setahun sekali.

    Setelah itu, Anda mampu daftar sertifikat halal melalui jasa konsultan yang sudah direkomendasikan yaitu PT. Bintang Solusi Utama ini. Mengapa harus BSU? Karena jasa ini dapat membantu perusahaan atau bisnis Anda dalam memenuhi persyaratan selanjutnya. Hingga kini, sudah banyak instansi perusahaan dan pebisnis yang menggunakan perusahaan/jasa ini untuk  mendapatkan sertifikat halal, secara mudah dan cepat.  Silahkan menghubungi nomor berikut ini 0819-0592-3696.

  • Tempat Mengurus Sertifikat Halal Terbaik dan Terpercaya

    Tempat Mengurus Sertifikat Halal


    Bagi pemilik usaha di bidang kuliner, memiliki sertifikasi halal untuk produk yang Anda tawarkan merupakan suatu keharusan. Agar pelanggan lebih yakin akan bahan-bahan yang terkandung di dalam produk tersebut merupakan bahan-bahan yang halal, Anda bisa mengurus sertifikasi halal di tempat mengurus sertifikat halal yang  terbaik dan terpercaya, yaitu PT Bintang Solusi Utama.

    Karena PT Bintang Solusi Utama menawarkan biaya pengurusan yang terjangkau dan dapat membantu Anda dalam memenuhi semua persyaratan pengajuan sertifikasi halal. Namun, Anda juga bisa mengurus sendiri sertifikat halal langsung ke LPPOM MUI.

    Dimana Mencari Tempat Mengurus Sertifikat Halal dari LPPOM Majelis Ulama Indonesia?

    Jika Anda ingin mengurus sendiri proses pengajuan sertifikasi halal untuk produk usaha. Anda wajib memenuhi semua persyaratan, dan menyerahkannya langsung ke LPPOM MUI. Lembaga ini merupakan sebuah lembaga yang memiliki tugas untuk memeriksa kehalalan suatu produk.

    LPPOM MUI memeriksa setiap produk atau turunannya, kosmetik, dan obat-obatan yang baik dikonsumsi untuk seluruh umat muslim di Indonesia. Selain itu, LPPOM MUI juga memperhatikan sisi kesehatan pada produk milik usaha Anda, yang sedang Anda ajukan untuk memperoleh sertifikasi halal.

    Sebagai lembaga otonomi bentukan Majelis Ulama Indonesia, LPPOM MUI tidak bekerja sendiri. Keduanya mempunyai hubungan eret ketika mengeluarkan keputusan. Sertifikat halal adalah langkah yang berhasil dioperasikan hingga saat ini.

    Pada sertifikat halal tertulis fatwa halal dari MUI yang memberitahukan kehalalan dari sebuah produk. Tentunya hal ini, sesuai dengan syariat Islam serta menjadi syarat pemasangan label halal untuk setiap produk. Seperti makanan, obat-obatan, minuman, dan juga kosmetik.

    Setiap pemilik usaha yang sedang mengajukan sertifikasi halal untuk produknya, wajib melampirkan sertifikat halal serta spesifikasinya. Mulai dari bahan baku, bahan penolong, bahan tambahan, dan juga bahan aliran proses. Anda bisa memperolehnya di Lembaga Islam yang mendapatkan pengakuan dari MUI ataupun  di MUI daerah sekitar tempat tinggal Anda. Namun untuk mengurus sertikasi halal ini, Anda bisa mengandalkan PT  Bintang Solusi Utama (BSU).

    Keuntungan Mengurus Sertifikat Halal di Tempat Terpercaya

    Berikut ini beberapa keuntungan yang akan Anda dapatkan jika mengurus sertifikat halal melalui PT Bintang Solusi Utama. Diantaranya:

    1. Proses Pengerjaan Cepat

    Tim dari PT BSU selalu berkomitmen untuk mengerjakan pengurusan sertifikasi halal dengan tepat dan cepat. Sesuai dengan perjanjian awal antara Anda dan tim PT Bintang Solusi Utama mengenai waktu penyelesaian. Kami juga akan selalu memberikan hasil terbaik, yang dapat membuat Anda merasa puas dengan pelayanan yang kami berikan.

    2. Berkualitas dan Harga Terjangkau

    Kami selalu memberikan pelayanan dan hasil yang berkualitas, serta terbaik untuk setiap layanan pengurusan sertifikat halal dari usaha/bisnis Anda. Selain itu, biaya jasa pengurusan sertifikat halal ini  juga sangat terjangkau, dan sesuai dengan budget perusahaan Anda.

    3. Proses Pengerjaan Tidak Rumit dan Detail

    Demi menjaga kepercayaan Anda dan semua pelanggan, tim kami selalu melakukan pengecekan dokumen secara teliti tanpa menyusahkan Anda. Sehingga, pengurusan sertifikasi halal bisa selesai dalam waktu yang lebih cepat.

    4. Pengerjaan Oleh Tim Ahli

    PT Bintang Solusi Utama mempunyai tim yang berpengalaman dan profesional serta bisa Anda andalkan. Sehingga bisa mendapatkan hasil yang optimal. Sebelum memulai proses pengerjaan, tim kami akan melakukan survey terlebih dahulu ke perusahaan Anda.

    Baik, seperti itulah beberapa keuntungan yang akan Anda peroleh jika mengurus sertifikat halal di tempat mengurus sertifikasi halal yang terbaik dan terpercaya. Jika Anda tertarik untuk menggunakan jasa konsultasi dari PT Bintang Solusi Utama, silahkan menghubungi nomor berikut ini 0819-0592-3696. Anda juga bisa menghubungi kami melalui alamat email infoBintangSolusiUtama@gmail.com.



  • Pengertian Hingga Fungsi Audit Halal dalam Mendapatkan Sertifikasi Halal MUI

    Pengertian Hingga Fungsi Audit Halal dalam Mendapatkan Sertifikasi Halal MUI

    Karena mayoritas penduduk Indonesia adalah umat muslim, maka sudah menjadi keharusan bagi setiap pemilik produk pangan, obat-obatan dan kosmetik untuk mencantumkan label halal pada produknya. Namun untuk mendapatkan sertifikat halal tersebut, ada berbagai prosedur yang harus dilakukan. Salah satunya yaitu proses audit halal.

    Proses ini merupakan bagian dari Sistem Jaminan Halal (SJH), yang merupakan hal pokok yang tidak boleh dilewatkan dalam proses sertifikasi halal dari MUI ini. Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan audit jenis ini? Mari simak informasi selengkapnya berikut ini!


    Pengertian dari Audit Halal 

    Secara garis besar, audit adalah proses pemeriksaan secara independen, fungsional serta sistematis, untuk mencari tahu mengenai segala sesuatu yang terjadi di lapangan, apakah sama dengan yang tercantum dari rencana yang telah dibuat sebelumnya ataukah tidak.

    Sementara untuk proses audit dalam sertifikasi halal ini yaitu proses pemeriksaan yang meliputi jenis produk, bahan yang digunakan, fasilitas yang digunakan, metode produksi yang dilakukan, hingga proses pemeriksaan yang sesuai dengan SJH, yang berkaitan dengan kehalalan suatu produk. Prosesnya sendiri akan dilakukan oleh seorang auditor halal, yang ditunjuk oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Kosmetika (LPPOM) dan juga Majelis Ulama Indonesia (MUI).

    Namun selain auditor halal itu sendiri, ada juga yang dinamakan auditor internal. Dimana auditor ini ditunjuk oleh perusahaan pemilik produk, untuk melakukan audit produk dengan standarisasi halal, serta mengkoordinasikan Sistem Jaminan Halal (SJH), yang melakukan tugasnya dengan didampingi auditor halal dari LPPOM dan MUI.

    Khusus untuk auditor internal ini, perusahaan biasanya akan menunjuk staf perusahaan untuk melakukan training Sistem Jaminan Halal (SJH), sebelum benar-benar menjalankan misinya dalam melakukan audit sistem jaminan halal di perusahaan.

    Lalu bagaimana cara melakukan internal audit halal? Anda bisa mengikutinya di konsultan jasa yang memang menyediakan bimbingan internal audit tersebut. Konsultan halal  PT Bintang Solusi Utama menyelenggarakan pelatihan/bimbingan untuk auditor internal perusahaan, dalam melakukan pemeriksaan sistem jaminan halal.

    Peran dan Tugas dari Auditor Halal dan Auditor Internal

    Sebagaimana diketahui, pelaksanaan audit dengan sistem halal ini merupakan bagian dari Sistem Jaminan Halal yang menjadi salah satu prosedur untuk mendapatkan sertifikat halal dari MUI. Untuk melakukannya, dibutuhkan seorang auditor halal dari LPPOM MUI, serta seorang auditor internal yang ditunjuk perusahaan.

    Adapun tugas dan peran dari auditor halal dan internal ini meliputi :

    1.Audit Produk

    Pengertian dari audit produk adalah proses pemeriksaan terhadap produk yang diproduksi perusahaan, apakah sesuai dengan standarisasi halal MUI ataukah tidak. Proses ini meliputi pemeriksaan kualitas produk, termasuk bahan-bahan yang digunakan, fasilitas yang digunakan dalam produksi, metode pembuatan, dan yang lainnya.

    Ketentuan produk yang menjadi syarat utama dari standarisasi halal MUI, diantaranya :

    • Tidak mengandung babi serta turunannya

    • Tidak mengandung bangkai, darah, dan bahan-bahan lainnya yang diharamkan

    • Nama produk tidak berasosiasi dengan najis, atau sesuatu yang melanggar syariat Islam

    2. Audit SJH

    Proses audit SJH ini meliputi segala sesuatu yang berkaitan dengan persyaratan untuk mendapatkan sertifikasi halal MUI. Dimana SJH ini meliputi 11 komponen, yang mana beberapa diantaranya berkaitan dengan audit produk dan pelaksanaan audit internal.


    Demikian penjelasan mengenai audit halal ini, yang menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan sertifikasi halal dari MUI. Bagi Anda yang ingin mencari tahu informasi lebih lanjut mengenai proses audit ini, ataupun berniat untuk melakukan training auditor internal, Anda bisa menghubungi PT Bintang Solusi Utama (BSU Konsultan), yang dikenal sebagai konsultan jasa halal, yang akan membantu Anda dalam mendapatkan sertifikasi halal dari MUI. 

  • 5 Langkah Rencana Pengembangan Karir Di Perusahaan

     


    Rencana Pengembangan Karir Di Perusahaan


    Konsultan ISO Jakarta - Dalam bekerja atau berkarir Pastinya kita ingin memiliki karier yang terus berkembang dan semakin baik. Pengembangan dan merencanakan karir sejak dini sangat penting dalam memulai sebuah pekerjaan. Perencanaa pengenbangan Karir (career development plan) adalah rencana yang dapat kita gunakan memetakan perjalanan karir.

     

    Dengan rencana pengembangan karir  dapat memotivasi dan mengembangkan profesionalitas dalam bekerja. Menetapkan perencanaan dan strategi dalam bekerja, membuat kita bekerja menjadi bersemangat dan termotivasi. Fokus dalam mengembangkan karir dan terus belajar tentunya akan dilihat ldan dinilai  oleh manajemen perushaan  sebagai nilai lebih.

     

    Beberapa tips yang dapat anda  lakukan untuk melakukan perencanaan pengembangan karier:

     

    1.         Evaluasi kemajuan kerja

    Tetap mengevaluasi diri dalam bekerja selama ini, apa saja yang sudah  lakukan untuk mencapai tujuan karier kita. Mengevaluasi kembali apa kurang atau kesalahan kita dalam bertindak. Meninjau pikiran atau  tindakan seperti apa yang akan dilakukan agar lebih baik dimasa akan datang  dari masa sebelumnya. Harus diingat bahwa ada hal-hal yang di luar kendali membawa rencana kita  keluar dari jalur yang dinginkan. Mengubah arah tindakan tidak masalah, selama  bisa fleksibel dan menerimanya.

     

    2.         Identifikasi tujuan bekerja

    Kedua adalah identifikasi ke manakah perjalanan karier kia selanjutnya. Hal ini dapat kita lakukan  dengan cara sebagai berikut. Brainstorming pikirkan dan cobalah untuk mengatasi hambatan apa yang mungkin terjadi ketika menuju karier impian. Di mana kita  ingin berada dalam kurun 2 hingga 5 tahun mendatang. Target yang akan dicapai pada karir , misalnya ingin menjadi kepala bagian atau mungkin impian yang dicita citakan  adalah menjadi pemilik perusahaaan Kembangkan tujuan yang spesifik dalam bentuk pernyataan ringkas. Hal ini akan membantu dalam mengembangkan karir. Dengan adanya tujuan yang spesifik, ini membuat Kita berada dalam peningkatan yang lebih kecil. Walaupun kecil, tapi  terus berkembang tidak berhenti di tempat yang sama.


    BACA JUGA: FOBO adalah ciri  Ketika Sulit Mengambil Keputusan dan Komitmen


    3.         Fokus pada tindakan

    Fokus pada tindakan yang akan dicapai , setelah menganalisa beberapa hal di atas, sekarang Sebagai awal mula tindakan yang harus dilakukan adalah misalnya tujuan anda adalah menjadi kepala bagian/ manajer disebuah perusahaan tempat anda bekerja,  Anda harus mempelajari apa yang dikerjakan seorang manajer  dan mempelajarinya dengan cermat.

     

    4.         Identifikasi posisi saat bekerja

    Mengidentifikasi di mana posisi Kita saat ini dalam berkarir dan bekerja . Refleksikan keahlian dan kekuatan anda pada  saat ini. Mengidentifikasi dan mengevaluasi pekerjaan pada saat ini adalah pentng dalam mencapai cita-cita yang telah anda ditargetkan sejak awal bekerja. Tidak lupa, pastikan anda mencatat posisi pada saat ini dan tak lupa job description yang dikerjakan pada saat ini. Posisi jabatan terakhir anda pada saat ini. Ada beberapa pertanyaan pada diri sendiri  yang dapat membantu dalam mengidentifikasikan diri diantarannya:

              Permasalahan yang menguras energi dan memberikan motivsi dalam bekerja.

              Pengalaman saya terdahulu?

              Hal apa saja yang membuat bersemangat dan termotvasi dalam bekerja

              Apakah saya senang dalam melakukan pekerjaan tersebut?

              Apa keterampilan yang saya miliki saat ini?

              Apa yang memotivasi saya untuk bangun dan pergi bekerja?

    Identifikasi tersebut dapat membantu anda dalam mengambil keputusan dan motivasi dalam bekerja.

     

    5.         Lakukan gap analysis

    Melakukan analisis kesenangan akan menentukan dimana sekarang kita berada dan tujuan kita bekerja.

    Hal ini dapat dilakukan dengan cara

              Mencari pekerjaan sesuai dengan minat keahlian  dan pengalaman.

              Mengikuti ketrampilan atau pun minat dan bakat yang diperlukan dalam bekerja.

              Jika perlu mengikuti sertifikasi keahlian tertentu untuk memenuhi kualifikasi pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan yang akan dilamar.

     

    Nah, itu tadi penjelasan bagaimana Anda dapat merencanakan karir di perusahaan Anda. Untuk pelatihan, training ataupun konsultasi terkait ISO, BSU Konsultan merupakan perusahaan konsultan dan sertifikasi yang fokus pada Peningkatan Kinerja Perusahaan, yakni Kinerja Bisnis, Mutu, Produktivitas, Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) dan Lingkungan. Servis lainnya berupa konsultasi dan training ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, IATF 16949, ISO 17025, ISO 13485, ISO 27001, ISO 50001, ISO 22000, GMP, AS 9100, AS 9120, dll. 

     


  • Contoh Bisnis Tanpa Legalitas & Ruginya Bisnis tanpa legalitas, Kenali lalu Hindari

     


    Contoh Bisnis Tanpa Legalitas


    Konsultan ISO JakartaLegalitas adalah dalam sebuah perusahaan adalah hal yang sangat krusial dalam mendirikan dan menjalankan sebauah aktifitas perusahaan. Hal ini dikarenakan legalitas elemen yang sangat penting dalam dunia bisnis. Dengan legalitas akan mendukung pengembangan bisnis dimasa akan datang seperti akan melakukan ekspansi. Tidak banyak pengusaha yang tidak memperdiulikan legalitas usahanya. Hal ini dikarenakan pengurusan legalitas yang sulit dan tidak ingin berurusan dengan hukum.

     

    Bisnis yang berjalan tanpa legalitas tentunya tidak akan berjalan mulus seprti yang diharapkan. Bisnis tanpa legalitas akan sering mengalami kekisruhan yang disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal dari perusahaaan tersebut. Oleh karena itu legalitas adalah faktor kunci pertumbuhan bisnis.

     

    Legalitas

     

    Legalitas adalah  kunci sebuah perusahaan dalam menjalankan suatu bisnis. Legalitas dapat diartikan disahkannya suatu jenis usaha yang berbentuk badan usaha, sehingga mendapatkan pengakuan dari masyarakat dan negara.

     

    Legalitas perusahaan ialah: "Setiap bentuk usaha yang memenuhi persyaratan undang-undang dinyatakan sebagai bentuk usaha yang sah.

     

    Selain itu, Legalitas perusahaan juga merupakan dimana perusahaan yang bergerak dalam bidang apapun dinyatakan sah menurut hukum.

     

    Jadi, yang dimaksud dengan Legalitas perusahaan adalah, menentukan posisi hukum perusahaan di mata hukum. Perusahaan yang berdiri telah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai syarat operasional perusahaan

     

    Penyebab Pengusaha Enggan Membuat Legalitas Bisnis.

     

    Ketika mendengar kata legalitas, mungkin terbayang oleh kita  birokrasi yang rumit dan dengan berbagai proses hukum yang memusingkan.Tentunya, membuat legalitas usaha menjadi hal yang menakutkan atau bahkan kurang penting bagi sebagian pengusaha.

     

    Sebenarnya hal tersebut lumrah terjadi sedemikian rupa. Kalau  saja seorang pengusaha memahami keuntungan yang lebih besar dari pada kesusahannya, seorang pengusaha pasti akan melegalitaskan bisnisnya. Ada permasalahan pokok yang membuat pengusaha pemula biasanya tidak  membuat legalitas bisnis:

     

    1. Belum Memiliki Visi Dan Misi Bisnis.

    Pengusaha yang bertipikal mencari untung semata atau berorientas kepada profit semata dan tidak memikirkan visi dan misi perusahaan, bisnisnya tidak akan berkembang.  Pengusaha seperti iini biasnya berorientasi pada penjualan dan mempertahankan konsumen yang sudah ada. Jika seorang pengusaha berikir akan mengembangkan ekspansi tentu akan berpikir lain. Seorang pengusaha akan memikirkan legalitas perusahaannya.

     

    BACA JUGAFungsi dan Tujuan Manajemen Produksi

     

    2. Tarif Pajak

    Siapa yang gak pusing kalau berhadapan dengan pengenaan tarip pajak. Banyak Pengusaha pemula  enggan membayar pajak, hal ini dikarena belum memahami betapa pentingnya membayar pajak bagi pengusaha. Pelaporan pajak yang sesuai  dan akuntabel , tentunya  akan meningkatkan  integritas, kredibilitas dan profesionalitas bisnis  di mata konsumen dan pemerintah

     

    3. Biaya yang Besar

    Faktor yang ketiga adalah biaya pengurusan legalitas yang cukup mahal, kadang membuat para pengusaha pemula  enggan membuat legalitas usaha/bisnisnya Sebenarnya, masalah ini dapat mudah diatasi ketika seorang pengusaaha  berpikir besar tentang bisnis yang dijalankannya. Legalitas yang sudah sah dimata hukum dan masyarakat, didukung produk dan pelayanan yang memuaskan, otomatis akan mengangkat angka penjualan bisnis.

     

    4. Kepengurusan yang menyita waktu

    Waktu adalah uang, bagi seorang pengusaha. Waktu adalah bagian terpenting bagi setiap pengusaha. Mengurus legalitas membutuhkan waktu yang tidak sedikit, mempersiapkan dokumen-dokumen, sampai terpaksa bolak-balik ke kantor notaris untuk membuat legaltias..

     

    Kerugian Ketika Bisnis Berjalan Tanpa Legalitas

     

    Legalitas sebuah usaha sangat dibutuhkan bagi seorang pengusaha. Kerugian akibat tidak adanya legalitas akan berdampak pada :

     

    1. Kurangnya Rasa Profesionalisme.

    Profesionalitas seorang pebisnis adalah legalitas jenis uaha dan produk yang dihasilkan. Sebuah bisnis akan diakui oleh mitra bisnis jika sudah disahkan dan mempunyai aturan tersendiri. Sebuah usaha akan mengalami kesulitan jika jenis usahanya tidak mendapatkan legalitas dari pemerintah ataupun masyarakat.

     

    2. Sulit Memperluas Jaringan Bisnis.

    Tingkat popularitas merk bisnis tentunya dampak  legalitas. Karena legalitas perusahaan atau merk produk yang dihasilkan berpengaruh besar terhadap bisnis yang dijalankan. Pengusaha  sebagai pemilik pun tidak dapat bergerak bebas dalam melakukan promosi bisnisnya jika legalitasnya diragukan dimata mitra bisnis maupun investor yang akan berinvestasi.

     

    3. Merek Usaha dipakai Pihak Lain..

    Sebuah bisnis  atau usaha yang tidak mempunyai legalitas akan sering mengalami kendala misalnya merek dagang  atau produk yang dihasilkn harus disahkan oleh instansi terkait.misalnya logo perusahaan. Bisa juga merek dagangyang menarik perhatian pihak lain. Bisa aja pihak yang tidak bertanggungjawab mempergunakan merk dagang yang sudah dirancang sedemikian rupa. Jika sebuah perusahan sudah mempatenkan jenis usaha, logo perusahaan dan merk dagang, tentunya tidak sembarang orang memakainya. Oleh karena itu pentingnya legalitas bisnis.


    BSU Konsultan merupakan perusahaan konsultan dan sertifikasi yang fokus pada Peningkatan Kinerja Perusahaan, yakni Kinerja Bisnis, Mutu, Produktivitas, Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) dan Lingkungan. Servis lainnya berupa konsultasi dan training ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, IATF 16949, ISO 17025, ISO 13485, ISO 27001, ISO 50001, ISO 22000, GMP, AS 9100, AS 9120, dll.


  • WHAT WE DO

    Berikut Layanan-layanan Kami Untuk Membantu Mengembangkan Perusahaan Anda.

    nomor telp pt bintang solusi utama